03 November 2011

Beberapa Cara Memotong Taji atau Jalu Ayam Laga



Klo saya potong jalu karna beberapa alasan...
-Biar terlihat muda dan mendapat lawan yg lbh muda.
-Diambil jalu nya untuk jalu pasangan.
-Biar terlihat patah (sebelah),untuk alasan biar dpt jalu pasangan.
-Spesial ayam pukul.
-Untuk pacak biar aman.

Taji pada kebanyakan Ayam untuk pemacek tidak terlalu di perlukan, karena imbasnya akan berakibat rusaknya ayam betina yang di pacek, karena terlukanya si betina pada bagian pinggul akibat Jalu tersebut, ada beberapa cara untuk pemotongan Jalu ayam pemacek:

1. Potong Habis
Cara ini bisa di lakukan apabila kita tidak menginginkan si pemacek punya Jalu sama sekali yaitu dengan cara, Potong pangkal Jalu dekat dengan ruas Kaki menggunakan gergaji besi dengan tempo cepat sehingga akan mengurangi pendarahan, apabila pendarahan terjadi, beberapa peternak mengolesi bubuk kopi sebagai enzim penghambat dan beberapa lainnya menempelkan besi panas ke bagian luka terbuka sampai darah berhenti.

2. Potong Serong.
Cara ini dilakukan bagi ayam pemacek yang suatu saat dipersiapkan lagi untuk bertarung,
teliti dulu bentuk Jalu, dan usahakan pemotongan berlawanan arah dengan arah jalu ( kalau kita menginginkan Jalu merapat sejajar ke arah Jari Belakang ) lalu potong setengah panjang jalu dengan cara menyerong dari tengah sampai ujung, perhatikan pula arah Jalu muda yang ada di dalam kulit jalu dan usahakan tidak mengenai bagian dalam yang lunak ( kalau memungkinkan ) dan oles kan antibiotik, sehingga dalam waktu yang cukup lama, jalu akan berbentuk sempurna.

3. Cabut Paksa.
cara ini lebih sering di gunakan para bebotoh atau peternak, namun perawatan pasca pencabutan harus intensif, caranya ambil tang ( Penjepit ) dan jepitkan tang tersebut ke Pangkal jalu, eratkan dan putar pelan pelan sambil di goyang goyang sampai Kulit Keras jalu tercabut dan meninggalkan Bakal jalu yang masih lunak di dalam, balut dengan pembalut luka namun terlebih dahulu basuh dengan antibiotik, masukan ayam ke kandang rawatan serta beri tangkringan.

4. Cabut Panas.
Ini juga salah satu cara yang sering di pakai para bebotoh, caranya cukup simple, cari pepaya muda atau bongkol pisang, bakar bahan tersebut sehingga panas, lalu tancapkan ke Jalu yang mau di buang, lakukan hal ini beberapa kali sampai Jalu terlepas dengan sendirinya.

Mengapa harus memotong Jalu…?

Alasan kita memotong jalu, kadang biar spt ayam muda dan cepet dapat tandingan/gandeng dikalangan kalo dikalangan pinggir kadang ayam sudah dibawa berkali2 nggak ada tanding/gandeng jd rasanya ‘gondok’ jarang yg mau gandeng sm ayam yg kita bawa, nah.. potong aja jalunya tp dengan syarat ayam kita benar ayam pukul keras/tandes jd jalu nggak perlu panjang toh…??? Kalo pukulnya ‘tipis’ ya jangan dipotong nanti nggak ada harapan menang,..dan teknik memotong jalu spy bisa langsung diadu dikalangan sbb:

1. sediakan karet gelang kira2 10 karet
2. gergaji besi yg kecil panjang jangan yg tumpul
3. caranya :
Ikatkan karet gelang ke masing2 kaki ayam, diatas jalu diikat sebanyak 2 karet (diikat melingkari kaki ayam) dan 2 karet lagi diikat persis dibawah jalu (diikat melingkar spt yg diatas) setelah masing2 kaki ayam diikat karet diatas dan dibawah jalu, mulailah memotong jalu ayam sesuai dg keinginan kita mau dipotong miring biar agak tajam atau langsung di potong tumpul.. silahkan saja, karet jangan dibuka sebelum jalu putus dipotong usahakan jalu bener2 putus digergaji (jangan ditarik). Jangan buru2 membuka karet tunggu sesaat dan dirapikan jalunya/diraut sebentar baru dibuka tapi juga jangan terlalu lama membukanya .. kasihan ayamnya.

Cara lain..
klo d daerah sy ska ada yg nyopot jalu mas tp tdk d potong,biasanya mreka pda pke kentang yg d rbus.cranya kntang d rebus smpe mtang,lalu dlam k adaan msh pnas jalu lngsung d tsukin k kntang jngn lngsung d cbut tnggu bbrpa mnit.ktanya jalu bsa coplok(istilah d cracas).s tau sy bgtu mas,tp mf klo da yg slah.mnggo pra snior papaji klo mau nmbahin.salam...

Cara selanjutnya
Potong jalu pakai gergaji besi kecil yg masih tajam.

Sebelum dipotong, siapkan dulu :
- Minyak kelapa 1 sendok teh.
- Lilin penerangan, diserut/dikerik setipis mungkin pakai pisau. Atau bisa juga ujung lilin digergaji sedikit2 dan menghasilkan serbuk lilin. Serbuk lilin inilah yg akan dipakai.
- Betadine atau antiseptik lain.

Caranya :
- Oleskan minyak kelapa pada bilah gergaji besi.
- Satu orang memegang ayam, satunya menggergaji jalu dgn gerakan yg lurus dan konstan.
- Upayakan ayam jangan berontak.
- Kalau sudah dikasih minyak kelapa dan menggergaji dgn benar, biasanya tidak akan berdarah. Bisa langsung kasih betadine supaya tdk infeksi.

Kalau berdarah :
- Segera tutup lukanya dgn ditekan pakai jempol.
- Ambil serbuk lilin dgn ujung jari telunjuk, oleskan serbuk tsb pada jalu dgn sedikit ditekan.
Bubuk lilin berfungsi menutup pori2 jalu supaya darahnya tidak mengucur keluar. Maka lakukan tekanan dgn feeling supaya pori2 tsb tertutup...







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar