23 Maret 2012

Azolla sebagai pakan ayam alternatif

12960535511546487083Azolla adalah nama tumbuhan paku-pakuan akuatik yang mengapung di permukaan air. Tumbuhan ini bersimbiosis dengan Anabaena azollae, alga biru hijau (Cyanobacteria) dan Azolla sebagai inangnya atau rumah bagi alga. Alga hidup di rongga yang ada di sisi permukaan bawah daun Azolla. Dalam hubungan saling menguntungkan ini, Anabaena bertugas memfiksasi dan mengasimilasi gas nitrogen dari atmosfer. Nitrogen ini selanjutnya digunakan oleh Azolla untuk membentuk protein. Sedangkan tugas Azolla menyediakan karbon serta lingkungan yang ‘nyaman’ bagi pertumbuhan dan perkembangan alga. Hubungan simbiotik yang unik inilah yang membuat Azolla menjadi tumbuhan yang menakjubkan dengan kualitas nutrisi yang baik.
Azolla memiliki beberapa spesies, antara lain Azolla caroliniana, Azolla filiculoides, Azolla mexicana, Azolla microphylla, Azolla nilotica, Azolla pinnata var. pinnata, Azolla pinnata var. imbricata, Azolla rubra.
Azolla sangat kaya akan protein, asam amino esensial, vitamin (vitamin A, vitamin B12 dan Beta- Carotene), mineral seperti kalsium, fosfor, kalium, zat besi, dan magnesium. Berdasarkan berat keringnya, mengandung 25 – 35% protein, 10 – 15% mineral dan 7 – 10% asam amino, senyawa bioaktif dan biopolymer. Sementara kandungan karbohidrat dan lemak Azolla sangat rendah. Komposisi nutrisinya membuat Azolla sangat efisien dan efektif sebagai pakan ikan, ternak, dan unggas. Ternak dengan mudah dapat mencernanya, karena kandungan protein yang tinggi dan lignin yang rendah.
Percobaan pada hewan ternak penghasil susu, jika pakan dicampur dengan 1.5 – 2 kg Azolla per hari menyebabkan peningkatan produksi susu sebanyak  15%. Peningkatan kuantitas susu tidak saja karena kandungan gizi Azolla saja, sehingga diasumsikan bukan hanya nutrien, tetapi juga ada peningkatan komponen lain seperti  karotenoid, biopolymer, probiotik yang ikut meningkatkan produksi susu. Memberi pakan unggas dengan Azolla meningkatkan berat ayam broiler dan meningkatkan produksi telur.
Pada tahun 2002 International Journal of Poultry Science, Bangladesh mencobakan jumlah kandungan Azolla dalam ransum ayam broiler sebanyak 5%, 10%, 15%. Dalam jumlah 5%, sebenarnya ayam tumbuh lebih baik dibanding pakan biasa. Pada 10% dan 15% berat badan hampir sama dengan yang diberi pakan biasa, tetapi lemak di perut unggas agak berkurang.
Azolla juga dapat dijadikan pakan untuk biri-biri, kambing, babi, dan kelinci. Di Cina, budidaya Azolla bersama dengan padi dan ikan meningkatkan produksi beras sebanyak 20% dan ikan sebanyak 30%.
Azolla juga sangat mudah dibudidayakan dan sangat ideal sebagai pupuk hayati (biofertilizer) atau pupuk hijau untuk padi sawah. Permasalahan lahan di sawah adalah bahan organik tanah dan nitrogen seringkali terbatas jumlahnya, sehingga dibutuhkan sumber nitrogen alternatif sebagai suplemen pupuk kimia (sintetis). Salah satu sumber N alternatif yang cocok untuk padi sawah adalah Azolla. Azolla sudah berabad-abad digunakan di Cina, Vietnam dan Filipina sebagai sumber N bagi padi sawah.
Suatu penelitian internasional di mana Indonesia (Batan) ikut terlibat, menghasilkan temuan bahwa Azolla yang bersimbiosis dengan Anabaena azollae dapat memfiksasi N2-udara sebanyak  70 – 90%. N2 yang ‘ditambang’ oleh Anabaena dan  terakumulasi dalam sel daun Azolla ini yang digunakan sebagai sumber N bagi padi sawah. Laju pertumbuhan Azolla dalam sehari  0,355 – 0,390 gram (di laboratorium) dan 0,144 – 0,860 gram per hari (di lapang). Pada umumnya biomassa Azolla maksimum tercapai setelah 14 –28 hari setelah inokulasi. Dari hasil penelitian Batan diketahui bahwa dengan menginokulasikan 200 g Azolla segar per m2 maka setelah 3 minggu, Azolla akan menutupi seluruh permukaan lahan tempat Azolla ditumbuhkan. Dalam kondisi tersebut, dapat dihasilkan 30 – 45 kg N/ha yang setara dengan 100 kg urea, yang notabene adalah pupuk  kimia !! Lapisan Azolla di atas permukaan lahan sawah dapat menghemat penggunaan urea sebesar 50 kg urea/ha, kadangkala bila musim sangat baik Azolla dapat menghemat sampai dengan 100 kg urea/ha. Azolla tumbuh dan berkembang lebih baik pada musim penghujan daripada musim kemarau.
Wow…betapa alam dapat memberikan sesuatu yang lebih dibanding yang dapat dilakukan oleh manusia. Nah, jika kita punya kolam atau tangki besar yang tidak terpakai seperti bath tub yang sudah tidak digunakan lagi, sementara kita punya hewan ternak atau hewan peliharaan lain, pikirkanlah untuk ‘beternak’ Azolla. Sekali saja butuh modal untuk membeli, selanjutnya akan tumbuh dan berkembang dengan cepat. Jika tidak punya ternak, tidak salah juga menumbuhkan azolla di kolam atau di pot tanaman kita yang kita beri air. Azolla seperti super sponge, dapat mengambil dan menyimpan air. Azolla juga menjaga tanah tidak ‘terganggu’ saat kita menyiram tanaman dalam pot.
Bagaimana cara memperbanyak Azolla ?
Dari hasil browsing, kira-kira seperti ini: Buatlah stok Azolla dengan bak plastik atau di kolam yang tidak ada ikannya. Semprot stok setiap 3 bulan sekali dengan pupuk P (satu sendok makan SP-36 per liter air). Sebaiknya Sp-36 digerus halus agar mudah larut dalam air. Stok ini digunakan untuk bibit yang akan ditanam di lapang.
Lalu bagaimana cara menggunakan Azolla ?
Setelah bibit Azolla tumbuh dengan baik, tebar Azolla bersamaan atau satu minggu sebelum padi di bibitkan. Setelah lahan penuh dengan Azolla, lahan dibajak agar Azolla terbenam. Selanjutnya dilakukan penaman padi dan Azolla yang tidak terbenam dibiarkan tumbuh.  Azolla yang tumbuh di permukaan ini dapat mengambil N yang hanyut dan menguap, selain dapat pula menahan pertumbuhan gulma yang menjadi pesaing padi.
Adapun pembiakan Azolla di kolam bisa dilakukan dengan mempersiapkan lahan tanam persis seperti pengolahan tanah untuk bertanam padi. Bedanya ketebalan tanah kolam dari  dasar setidaknya antara 7-10 cm, lalu diberi pupuk dasar N,P dan K, di genangi dengan air dan jangan dibiarkan kering. Bila strain azolla didapat dari lapang jangan di tanam di kolam besar yang terkena sinar matahari langsung. Sebaiknya di adaptasikan dulu di kolam kecil untuk diadaptasikan dengan lingkungan yang baru. Lalu baru ditransplantasikan ke kolam induk.
Seorang petani di Kyushu, Jepang  T. Furuno berusaha keras tidak menggunakan pestisida untuk menanam padi. Pekerjaan paling sulit adalah menghilangkan gulma, yang akhirnya memunculkan ide menanam padi digabungkan  dengan ternak bebek. Bebek ternyata efektif menunaikan tugas mengendalikan gulma dengan cara mengganggu permukaan tanah. Untuk menyediakan nitrogen, azolla ditumbuhkan dalam sistem ini. Azolla memberikan nitrogen bagi padi dan protein bagi bebek yang bertugas menekan pertumbuhan gulma. Di lain pihak kontribusi bebek bagi azolla adalah memberantas serangga penyerang azolla dan karena bebek selalu bergerak, menyebabkan azolla tumbuh menyebar di luasan perairan tersebut. Ekskreta (kotoran) bebek menjadi suplai fosfor bagi azolla. Akhirnya sekarang kultur padi-bebek (rice-duck-azolla system) diadopsi dan sudah umum diterapkan untuk persawahan padi organik.
International Rice Research Institute (IRRI) di Filipina  dan Universite Catholique de Louvain di Belgia telah menyimpan koleksi plasma nutfah  azolla hidup. Hingga tahun 1997 koleksi telah mencapai sebanyak 562 aksesi yang meliputi semua species yang dikoleksi dari seluruh dunia. Koleksi dipelihara dalam bentuk kultur ujung tunas (shoot-tip agar cultures), yang ditransfer setiap  3-6 bulan. Di antara koleksi tersebut terdapat jenis yang unik yang tidak dapat diperoleh dari habitat alami karena (i) diperoleh dengan persilangan seksual  (79 aksesi), (ii) Anabaena-free, hidup bebas tanpa simbiosis dengan Anabaena (20 aksesi), (iii) azolla yang bersimbiosis dengan alga hijau biru heterologous (6 aksesi), dan mutant (16 aksesi).  Untuk mencegah hilangnya aksesi hampir semua azolla koleksi IRRI dibuat duplikatnya di  Azolla Research Center, Fujian Academy of Agricultural Science (Fuzhou, Fujian, China).
Bergantung dari sisi mana kita melihatnya, di beberapa wilayah di negara lain yang suhunya lebih hangat, Azolla dianggap sebagai pengganggu. Jika azolla tidak mati maka akan membentuk lapisan tebal seperti selimut atau hamparan permadani yang menutupi permukaan air sehingga menjadi pesaing tumbuhan air yang tumbuh diperairan yang sama.  Namun kondisi ini juga dapat menempatkan peran azolla sebagai pengendali larva nyamuk (larvicide) di sawah. Lapisan tebal azolla mengurangi laju difusi oksigen dari udara ke dalam air sehingga membuat larva nyamuk kekurangan oksigen dan tidak sempat menjadi nyamuk dewasa. Mungkin hal ini yang menyebabkan Azolla disebut sebagai paku nyamuk (mosquito fern) selain sebagai paku air (water fern).

Cara membuat jamu/obat kuat ayam aduan

kalau yang ditanya suplemen berupa jamu tradisional, saya punya resep yang dikombinasi dari beberapa postingan senior-senior.
bahan dasar jamu pada umumnya adalah kunyit, jahe, kencur, dan beberapa daun-daunan herbal. ini juga merupakan bahan dasar dari pembuatan baje leyya/pesse (wajik), jamu tradisonal suku Bugis untuk kuda pacu yang juga dipakai untuk ayam aduan, tentu dengan porsi yang lebih sedikit. sebelum membuat jamu lebih bijak jika kita mengenali dan memahami lebih dahulu fungsi dan manfaat bahan-bahan tersebut maupun komposisi idealnya (buatlah sedikit demi sedikit untuk mengetahui takaran yang tepat).
untuk suplemen harian saya biasa membuat baje leyya/pesse (wajik).

adapun bahan, komposisi dan cara pembuatannya adalah:
- jahe (putih/merah) 1 kg
- kunyit mentah 1/2 kg
- gula merah 1 kg
- kopi bubuk asli 1/2 kg
- daun-daunan herbal (yang bermanfaat untuk kesehatan dan pemulihan stamina)
- dll, silakan tambahkan sendiri bahan-bahan yang anda anggap cocok untuk meningkatkan pernafasan dan stamina serta untuk memulihkan stamina. PERHATIKAN KONTRADIKSI antar-bahan!

cara pembuatan
- bersihkan jahe dan kunyit lalu haluskan, bisa diblender atau diparut
- campur bahan yang telah dihaluskan tadi menjadi satu, termasuk kopi
- rebus air dan encerkan gula merahnya. setelah gula merahnya encer masukkan dan campurkan semua adonan dan aduk hingga rata. aduk sampai mengental seperti dodol
- angkat dan dinginkan
- buat adonan yang telah dingin tadi menjadi bulatan-bulatan kecil seukuran tahi kambing/biji jagung
- selesai

cara pemberian
berikan satu butir sehari (1x1). pemberian jamu dengan ukuran dan takaran seperti yang disarankan di atas aman dikonsumsi setiap hari, baik untuk anak ayam maupun ayam rawatan, juga botohnya Laughing Laughing Laughing tidak mengakibatkan percepatan ngurak/mabung, bahkan cenderung mengilapkan bulu kusam. hingga saat ini saya belum melihat kelainan pada ayam saya yang disebabkan oleh pemberian jamu ini.

NB:kalau mengacu pada manuskrip kuno yang tertuang dalam lontara, jamu ini terdiri dari 40 bahan mentah (rempah) sehingga dikenal sebagai baje/wajik rempah 40. cocok juga untuk membangkitkan kejantan pria. Laughing Laughing Laughing disarankan, sebelum memraktekkan pada ayam, uji jamu ini kepada diri anda. hahaha

semoga bermanfaat dan selamat mencoba

19 Maret 2012

Latihan dan Makanan Ayam Aduan Juara





Tapi secara garis besar, latihan itu bisa macam2.
- Lari/putar = menguatkan napas (stamina) dan pembentukan otot paha scr natural. Selain itu juga berguna melatih mental/semangat tarung.
- Pale (push up, jantur, urut, dsb) = Biasanya khusus ditujukan utk membentuk otot2 tertentu spt paha, sayap, leher, dll.
- Umbar dihalaman = Menambah stamina dan kesegaran
- Umbar pasir (kipu) = Melenturkan/mengendurkan seluruh otot badan yg kaku.
- Renang = Menguatkan hampir seluruh otot tubuh dan meningkatkan stamina.
- Abar/gebrak = Meningkatkan stamina, otot, daya tahan pukul dan mental.
- Abar bungkus patok = Meningkatkan mental, stamina dan teknik tarung.

• Pelatihan sebelum ayam turun ke kalangan.
Untuk soal melatih ayam sebelum turun ke kalangan biasa nya setiap pagi saya memandikan & menjemur ayam antara pukul 9 sampai pukul 12 siang selama 1 jam (tergantung cuaca), trus ayam tsb sekalian saya puterin sekitar 5 menit setelah itu ayam diumbar dikandang umbaran 2x2m (klo ada) sampe sore klo tidak ada cukup dilepas bebas secukupnya, setelah itu kembali ke kandang istirahat (Box).

• Makanan yg diberikan.
untuk makanan cukup dikasih makanan sehari-hari + seminggu sekali cukup diberi 1 butir telur (klo ada telur itik) klo untuk obat-obatan cukup diberi B compleks 1 minggu 2x2 butir setelah ayam makan sore. Nb : hentikan pemberian telur dan obat-obatan 3 hari sebelum ayam mau diadu (turun) ke kalangan


MEMBENTUK OTOT BUAT AYAM PEMULA?
• Latihan untuk memperkuat otot dan stamina bisa dilakukan dengan lari mengelilingi kandang ( kliteran ) pada pagi hari kemudian ayam dimandikan dan dijemur secukupnya setelah benar2 kering bulunya masukkan kandang umbaran seminggu sekali digebrak mulai dari 5 menit sampai 2 air secara bertahap dengan perlakuan semacam ini biasanya kondisi otot ayam menjadi kuat dan lentur jangan memandikan ayam sore hari setelah matahari terbenam karena bulu ayam yang belum kering benar tapi sudah dikadangkan akan menjadikan bulu ayam kusam dan ayam menjadi bantat ( keras, kaku tidak lincah ).

• Kliteran boleh dilakukan setiap hari lamanya berkisar 30 menit sampai 2 jam tergantung kondisi ayam dan nafsu berlari ayam setelah selesai ayam baru dimandikan & dijemur sampai bulu kering benar kemudian diumbar bebas istirahat sebelum latihan gebrak antara 1 - 3 hari dengan tetap diumbar setiap hari tapi jangan sampai mandi pasir ( kandang umbaran khusus ayam siap adu beralas karpet ) demikian salah satu cara perawatan ayam tentunya tiap individu terkadang mempunyai cara yang berbeda sekalipun tujuannya sama.

• Kalo mau bentuk otot ayam yang peraktis selain di jajal biar ayam kita gak ada luka tapi otot nya bagus cara nya kalo teman teman papaji ada kolam di sekitar rumah ayam kita di untal suruh berenang di kolam itu jangan terlalu dalam untuk jaga jaga kalo ayam kita gak bisa berenag jadi ayam kita suruh berenang terus kalo ke pinggir untal lagi ke tengah kira kira kalo ayam kita sudah capek yah di angkat yerus di kasih liaran kalo ayam yang sudah profesional kayak ayam saya bisa tahan sampe 20 sampe 30 menit tapi kalo ayam pemula biasa nya di bawah 15 menit.

• Makanan utama lebih baik mengikuti kesenangan ayamnya jika ayam suka padi merah kasih aja padi merah tapi jika suka jagung kasih aja jagung burung yang terpenting adalah porsi makanan jangan berlebihan karena nanti kegemukan, makan cukup pagi sarapan segenggam, siang kasih suplemen vitamin c dan b kompleks sore makan full/satu takaran. Untuk latihan ayam jenis sabung pisau lebih baik banyak diumbar lepas dan dilatih loncat/dilempar2kan biar kaki dan sayap kuat. Kalo ayam sakit ngorok coba dikasi obat tetra chlor atau antibiotk sejenis, sedangkan bulat hitam pada telapak kaki itu disebut bubul, bubul harus disembuhkan biar tidak mengganggu gerakan kaki ayam caranya coba ambil paku dan dibakar pada kepalanya sampai membara setelah itu tempelkan kepala paku tersebut pada mata bubul/ bagian bulat hitam dan keras pada telapak kaki, tunggu sesaat sampai kaki ayam dihentakkan ulangi sampai 2-3 kali tapi hati2 jangan sampai kena kulit kaki yang tidak ada bubulnya. Adu ayam model sambung taji/pisau sangat sulit diprediksi menang kalahnya karena lebih disebabkan faktor keberuntungan mana yang lebih dulu memasukkan taji/pisau maka akan berpotensi menang hal ini sangat berbeda dengan adu ayam jenis jalu asli ataupun tanpa taji yang sagat ditentukan oleh faktor rawatan dan tandingan ayam.

• Untuk adu ayam jenis sambung taji/pisau lebih baik kondisi ayam jangan kegemukan, lincah dan cepat melemparkan pukulan maka akan berpotensi menang, untuk hal ini ayam trah Philipine paling baik kualitasnya.


PERAWATAN SETIAP HARI
• Yang rutin dilakukan tiap hari :
- Pagi sekitar jam 7 (kalau ada sinar matahari) dimandikan, lalu dijemur paling lama 2 jam/liat kondisi pada saat itu, lalu di pindah ke kandang umbaran sampek siang (jam 12 siang), lalu masukkan kandang to bo2k, sekitar jam 3 dilepas bentar/kliter pakek babon dan di kasik pakan dengan takaran tertentu, lalu di lap langsung masukkan kandang untuk bobok 2 hari sekali saya kasik MULTIVIRAL, GULA MERAH DAN TOMAT.

- Pagi dimandikan, jemur ± 4jam lihat keadaan cuacanya, jam 1 baru di kasih makan lepas makan dimasukan ke umbaran biar ayam bergerak bebas sambil mencerna makanannya, jam 5 masuk kurungan kasih istirahat.

• Persiapan ayam di adu.
- Tiap hari rawatan seperti biasa.
- Kurang 1 minggu ksik telur,jeruk pecel n madu sedikit.
- Kurang 5 hari di suntik neorobian 0,5 ml dan hentikan pemberian jamu.
- Esok harinya > hari ke 1 dan ke 2 ( selama 2 hari ) seperti biasanya.
- Hari ke 3, setelah di kasik makan di sap, lepas bentar dan langsung di masukkan kurung untuk bobok ( rumatan ½ hari )/ tidak di keluarkan sampai hari ke 5.
- Esok harinya ( hari ke 4 ) ayam tidak di keluarkan ( karantina ) 1 hari penuh.
- Hari ke 5, pagi hari d sepet dopeng xxxxxxxxxxx 0,2 ml dengan aturan yang sudah di tentukan, Baru ayam siap untuk di adu.
- Pagi kliteran slama 2jam trus dimandikan, jemur, kurang 1minggu ayam di kasih, daging kambing mentah sebesar ibu jari biar kulit''nya cepat merah menyala,kurang 5hari kasih jamu; laos, jahe, kencur, temulawak, secukupnya tumbuk halus lalu suapkan si ayam,setelah di kasih jamu ayam ndak usah di jemur cukup di taruh di umbaran saja, kurang 1hari ayam di karantinakan ndak boleh ada ganguan dari ayam'' lainya.

• Setelah di abar/di adu
- Di suntik teramisin 0,5 ml.
- Di kasik 2 kapsul trimisin.
- Dikasik 1 Butir jamu/lok parah 2 butir.
- Luka di kasik obat tetayokcin/betadin.
- Mandikan rebusan daun sirih dan jahe.
- Sekitar 4 atau 5 hari (liat kondisi ayam)di lepas bebas kasik babon n kasik minum air gula.
- Hari Berikutnya di mandikan air anget ( bagian yang luka ) sampai kerak luka ngelupas, sekitar 2 sampai 3 hari,setelah itu rawat seperti biasa sampai seterusnya (sampai ayam siap d adu lagi ).
- Ayam dikasih makan yg lembek''/buah''an pisang, pepaya, tomato. obatnya cukup saya kasih rematan/super tetra/sulpadiasin. Khusus untuk ayam jalu selepas berlaga lukanya dicuci bersih trus semprot dgn soda/sprite untuk luka'' bekas jalu ndak tumbuh mengera